Official Kepala Dua

Daftar Isi

20 Tahun dan Segala Ceritanya

Waktu tuh kaya wusss - sekelebat banget, nggak sih?
Setahun, dua tahun… ternyata secepat itu terlewati.
Padahal pas dijalani, kok ya terasa lama banget 🥴

Aneh ya? Tapi kalau kata ChatGPT (Heheh aku iseng tanya dia 😆), Dia bilang kalau itu fenomena cara otak kita memproses waktu. Ada hubungan antara present moment dan melihat ke belakang. Ketika kita mengingat masa lalu, waktu terasa lebih cepat karena kita nggak lagi melihat setiap detail kejadian. 🤗

Sungguh menakjubkan, ya… kalau dipikir 🤭.

Katanya, Bukan Anak Kecil Lagi 😜

Tepat hari ini, aku resmi berusia 20 tahun.
Umur yang kata banyak orang udah bukan anak kecil lagi, meskipun wajahnya masih tetap imut-imut sih *Plaaakk 😝.

Kalau ditanya “pesan dan kesan buat yang lagi menuju umur 20”, jujur aku sendiri nggak terlalu paham 🥴. Tapi satu hal yang pasti kalau hidup selalu punya ups and downs  dan itu nggak akan berhenti sampai napas terakhir kita.

Kedengarannya agak keras, tapi begitulah hidup. *Asikkk si paling mengerti hidup 😛* Kadang nggak semua hal menyenangkan, tapi mau nggak mau tetap harus dijalani. 💪

Banyak hal yang sebenarnya pengin aku ceritain, tapi mungkin nggak akan cukup kalau ditulis semua. Jadi, aku pilih beberapa hal yang selama ini jadi pegangan hidupku 🍀

🌿 Belajar Menjadi Lebih Legowo

Kata orang Jawa, legowo itu artinya ikhlas, tapi bukan sekadar ikhlas biasa.
Legowo itu ikhlas yang disertai hati besar dan dada lapang untuk menerima segala keadaan 🤗.

Aku sadar betul, kalau hidup nggak selalu berjalan sesuai harapan. Dan itu nggak apa-apa. Wajar kalau terasa sulit, wajar juga kalau kita sedih sampai mau menangis sesenggukan. Itu bagian dari cara kita mengelola emosi. Tapi setelah itu, kita tetap harus bangkit kan..

Mungkin pengalamanku belum banyak, tapi karunia yang Tuhan kasih udah lebih dari cukup untuk kusyukuri. Tinggal gimana aku belajar memanfaatkannya dengan baik untuk langkah-langkah ke depan.

Makanya, aku berusaha belajar lebih legowo setiap kali sesuatu nggak berjalan sesuai keinginan 🤗.

☀️ Menikmati Detail Sekecil Apa Pun

Pernah suatu sore, aku duduk di pinggir lapangan sepak bola.
Di sana ada Anak-anak berlarian, orang-orang jogging, ada yang sekadar jalan santai sambil bercanda, ada juga yang cuma duduk menikmati jajanan *Aku banget, dengan cimol di tangan ☺️. hihi

Kalau dipikir secara sederhana, semua sibuk dengan caranya masing-masing, tapi wajah-wajah kita sama-sama memancarkan rasa lega setelah seharian beraktivitas.

Memikirkan hal itu bikin aku tersenyum sendiri, sadar bahwa momen sederhana seperti ini sering banget terlewatkan 🤗. Padahal justru di momen kecil inilah hidup terasa nyata.

Kadang kita terlalu sibuk memikirkan masa depan, atau menyesali masa lalu, sampai lupa berhenti sejenak untuk sekadar menghirup udara sore, mendengar tawa anak-anak, atau menikmati langit yang berubah warna.

Jadi aku pun berpikir kalau hidup bukan cuma soal pencapaian besar, tapi juga soal kemampuan menikmati hal-hal kecil yang sering dianggap sepele. Karena bisa jadi, di situlah letak bahagia yang sesungguhnya 🍃.

Mungkin aku belum benar-benar paham rasanya capek mencari uang atau menghadapi beberapa kerasnya hidup, tapi satu hal yang aku tahu ketika waktunya tiba, aku ingin tetap bisa menikmatinya. Dengan cimol atau es krim di tangan, duduk di pinggir kota sambil melihat orang-orang sibuk dengan dunianya masing-masing.

Semangat buat kita semua 💪
Semoga perjalanan ini selalu berakhir dengan tenang dan penuh senyum. Smooth sailing in the end, ya 😄

Menghargai Setiap Pertemuan

20 tahun hidup membuatku bertemu banyak orang baik, baik di dunia nyata maupun online.
Aku memang introvert garis keras 😋 tapi bukan berarti menutup diri. Aku tetap suka memperhatikan sekitar dan belajar dari interaksi kecil.

Ngomong-ngomong, kalian pernah dengar MBTI?
Itu loh, Myers-Briggs Type Indicator, tes kepribadian yang cukup populer. Mungkin kalian mau coba, ya seru-seruan aja sebagai ajang refleksi diri 🤗 meskipun keabsahannya masih dipertanyakan.

Aku sendiri hasilnya INFJ, katanya sih tipe langka, jadi aku anggap aja one of a kind 😄. Kalau kalian mau coba ada versi gratis di Web Andalan namanya 16Personalities. Kalau udah ada hasilnya boleh banget share yaaa.. hehe.

😸😻😽

Dalam Hidup, aku nggak pernah terlalu pilih-pilih dalam berteman. Syukurlah, sejauh ini aku dikelilingi banyak orang baik. Meskipun kadang ada orang yang suka bikin bingung 😅, tapi meskipun begitu aku berusaha buat nggak menghakimi. Biasanya aku cerita ke orang yang lebih bijak, jadi beliau bisa kasih sudut pandang baru 😎. hehe

Satu hal yang pasti sihh, aku nggak suka cari musuh. Hidup udah cukup melelahkan tanpa drama yang nggak perlu. Jadi kalau ada salah paham, aku lebih memilih minta maaf duluan atau memaafkan, biar hati tenang. Stay in peace always 🥰.

Terima kasih buat semua yang pernah singgah di hidupku.
Doa baik untuk kalian semua. Semoga kita tetap bisa saling menyapa, kapan pun itu. 💖

Membiasakan Kehilangan

People can go, and life still goes on.

Bahkan ketika orang-orang yang kita cintai sudah nggak di sini lagi, kehangatan mereka tetap tinggal. Diam, dan Hangat di dalam kenangan 🥰.

Ada masa dimana aku sangat rindu orang tua. Tapi aku sadar, rasa itu cuma bisa kusampaikan lewat doa.

Jujur,,,

Aku kangen Ibu, sosok yang paling samar dalam ingatan. Aku bahkan mungkin lupa bagaimana rasanya genggaman tangannya atau senyum lembutnya. Yang kuingat hanyalah potongan kenangan kecil dari tiga tahun pertama hidupku, terlalu singkat untuk diingat jelas, tapi cukup kuat untuk terus kurindukan 🥹.

Dan soal Papa, yang paling kuingat adalah jam sembilan malam adalah jam aku paling bersemangat menunggu beliau di depan pintu hanya untuk menyambutnya pulang. Aku masih bisa membayangkan aroma malam, suara langkah kakinya, dan rasa bangga kecil setiap melihat senyumnya setelah seharian bekerja 🥰.

Sekarang, semua itu cuma bisa kukenang, agak sedih tapi yahh nggak papa 🤗.

Aku berpikir, mungkin begitulah hidup.

People can go, and we can’t hold them forever.

Tapi cinta dan doa yang tertinggal… itulah yang membuat mereka tetap hidup - bukan di dunia ini, tapi di hati yang selalu merindukan 😇.

Akhir Kata

Selamat ulang tahun untuk diriku sendiri.
Terima kasih sudah bertahan sejauh ini, sudah melewati hal-hal yang dulu terasa mustahil.

Let’s make another happy year, full of laughter, peace, and small wins! 🥰😘
Amin 💖

Sincerely,

Mochi



2 komentar

Comment Author Avatar
9 Desember 2025 pukul 10.22 Hapus
Omg, kamu masih teramaaaaaat muda 😄😄😄😄. Aku envyyyyyy.jauh juga ya usia kita hahahahaha.

Tp aku salut moc, di usia segini pemikiran kamu lumayan dewasa. 👍👍.

Dulu aku mengalami titik balik hidup di usia 20. Yg bikin kayak jungkir balik. Tapi setidaknya tamparan sekeras itu bikin aku sadar utk mulai serius dalam hidup. Ga ada lagi yg namanya manja2. Gimana caranya hrus bisa dewasa.

Dan aku survive... Setidaknya cobaan di usia 20 kemarin itu, bikin sadar, kalau hidup ga se smooth yg kita bayangin
Comment Author Avatar
9 Desember 2025 pukul 20.59 Hapus
Aku ngerasanya malah udah kaya yg paling tua meskipun masih sering dikatain Anak Kecil sama abangku 😂.

Aku suka kak. Buat aku bisa tahu POV orang yang lebih berpengalaman adalah salah satu Milestone dalam hidup karena yess aku suka dnger orang lain cerita soal pengalaman mereka.. 🤗

Semoga kita bisa berteman baik yaa Kak 🤗