Tentang Hati

Daftar Isi

Ada hal kecil dalam diri yang jarang aku ceritakan : aku gampang sekali terbawa perasaan ketika mendengar cerita orang lain 🤧. 

Kadang hanya satu kalimat tentang kesulitan hidup seseorang, dan pikiranku langsung berjalan jauh. hiks 🤧 

Aku mulai membayangkan bagaimana hari-hari mereka, seberapa berat langkah yang harus mereka jalani, dan bagaimana rasanya berada di posisi itu 😵‍💫.

Dan tanpa sadar, aku ikut sesak. Ikut sedih. Bahkan kadang sampai menangis sesenggukan, seolah beban itu milikku sendiri 🍀.

Aku paham, tidak semua orang memahami ini. sebagian ada yang menganggapnya berlebihan. Ada yang mungkin cuma melihat permukaannya saja. Tapi buatku, empati itu seperti air. Ia merembes diam dan pelan ke dalam celah hati, lalu mengalir sampai memenuhi ruang yang tidak kusadari kosong.

Namun aku juga sadar, merasakan sedalam ini bisa cukup melelahkan. Ada hari-hari ketika aku bertanya pada diri sendiri: “Kenapa aku harus ikut merasakan sejauh ini? Kenapa pikiranku tenggelam terlalu dalam?” 🍀

Dan jawabannya pelan-pelan muncul, karena hatiku memang tidak dibuat untuk dingin. Dia dibuat untuk peduli.

Sekarang aku sedang belajar. Belajar bahwa peduli itu sah dan indah, tapi harus tetap disertai batas. Belajar bahwa aku boleh menangis untuk cerita orang lain, tapi aku juga harus merawat hatiku sendiri. Belajar bahwa empati bukan tanda kelemahan, tapi tanda bahwa aku masih manusia dan aku tidak ingin kehilangan sisi ini 🥰.

Kalau ada yang membaca ini dan merasakan hal yang sama, kamu tidak sendirian. Ada banyak hati di dunia ini yang lembut, tapi mudah terguncang, dan sering kewalahan. Dan itu nggak apa-apa. Kita hanya perlu belajar mencintai hati kita yang seperti ini.

Pelan-pelan saja. Yang penting tetap jadi diri sendiri 🤗....


Much Love,

Mochi ♥️


2 komentar

Comment Author Avatar
20 Desember 2025 pukul 18.40 Hapus
Itu berarti kamu mudah berempati dengan orang lain, dan ga ada yg salah dengan itu 🤗🤗. Justru bagus. Apalagi kayak sekarang, musibah di mana2, kabar dari negara sendiri kok ya jelek semua kebanyakan 😭😭. Kalau udh liat berita musibah di Aceh dan Tapanuli jujur nangis. Terkadang saking capeknya melihat itu, aku juga pernah skip berita2nya moc.

Bukan Krn ga peduli atau bosan, tp udh ga kuat😞. Tetap bantu ntah melalui donasi atau doa, hanya saja aku agak kurangi melihat foto2 jadinya.

Saat kluar rumah juga begitu. Terutama kalau ketemu anak2 sebaya anakku yg jualan tissu. Kasian aja.. LGS auto kebayang anakku kalau harus mengalami itu 😭
Comment Author Avatar
1 Januari 2026 pukul 23.54 Hapus
Iya kak. Aku nggak begitu aktif di Medsos. In fact aku sbnernya nggak terlalu peduli sama Medsos karena yaa itu. Hati aku sensitif sekali soalnya.

Bisa mikir ini-itu.. aku ada sih FB. Tapi gitu aja buat karena buat game abis gitu nggk aku buka2 lagi 🤣🤣